Manfaat Brotowali

Penyakit diabetes, kanker, dan ginjal sering digadang-gadang menjadi penyebab naiknya angka kematian manusia. Namun anggapan itu tidak sepenuhnya benar.

Nama asam urat juga masuk dalam daftar penyakit yang bisa melumpuhkan aktivitas manusia dan mematikan secara perlahan-lahan. Tahukah Anda penyebab timbulnya penyakit tersebut? Ya, karena kandungan purin yang tinggi dalam tubuh sehingga memicu kadar asam urat naik drastis. Kalau asam urat yang dibuang melalui kotoran atau urin jumlahnya lebih sedikit daripada yang dihasilkan, maka bakal menumpuk menjadi endapan kristal yang bersarang di dalam sendi. Makanya kerja sendi jadi terganggu dan kadang kita merasa nyeri ketika hendak bergerak.

Kalau nyeri atau radang sendi dibiarkan tentu akan berakibat buruk pada tubuh, sehingga perlu diobati secepat mungkin. Di zaman serba modern ini, pengobatan yang alami dan tidak menimbulkan efek samping lebih dipilih ketimbang kimiawi. Sebut saja seperti batang brotowali yang mengandung alkaloid, pati, glikosida, harsa, dan sebagainya ini dapat dijadikan sebagai salah satu obat asam urat. Anda penasaran bagaimana proses pengolahannya?

  1. Ambil 1 batang kering brotowali yang sudah dicuci bersih dan kering
  2. Siapkan 3 gelas air untuk merebus daun brotowali
  3. Masukkan air tersebut ke dalam panci atau wadah yang digunakan untuk merebus. Lalu masukkan batang brotowali dan rebus sampai volume air sudah mulai berkurang. Kira-kira, apabila air yang dimasukkan adalah 3 gelas, maka saat sudah matang menjadi 1 gelas saja. Itu tandanya air rebusan brotowali sudah bisa matang.
  4. Tunggu hingga hangat atau dingin, barulah diminum.

Untuk jumlah konsumsi batang brotowali, Anda cukup mengonsumsinya sebanyak 3 kali sehari, yakni diminum 1 jam sebelum makan. Mengapa demikian? Supaya penyerapan zat yang terkandung ada brotowali benar-benar terserap oleh tubuh secara sempurna. Sedangkan, kalau meminumnya usai makan, maka penyerapan nutrisi akan terganggu dengan kandungan makanan yang sudah terlebih dahulu diproses oleh tubuh.

Karena penderita asam urat tidak diperkenankan untuk mengonsumsi jeroan, daging, dan biji-bijian, maka sebaiknya pilih hidangan atau ajian yang lebih sehat. Seperti halnya:

  • Buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin C
  • Yogurt alami yang diproses secara bersih tanpa penambahan zat pewarna, gula, ataupun bahan pengawet. Mungkin dari rasa akan agak hambar, tetapi konsumsi yogurt mampu melancarkan pencernaan dan pembuangan kotoran dari usus lebih maksimal.
  • Rutin mengonsumsi air mineral. Nah, bagi penderita asam urat peran air mineral sangat penting, sebab selain mampu meluruhkan lemak juga racun dalam tubuh. Sebaiknya, minum air putih tidak perlu menunggu haus terlebih dahulu karena tindak pencegahan lebih baik daripada mengobati.
  • Aneka buah berry. Buah berry memang agak sulit dicari atau diperoleh di pasar. Untuk membelinya Anda bisa memesan ke online store khusus food, vegetables , and beverage.
  • Kentang khusus untuk camilan. Untuk penderita asam urat juga diperbolehkan mengonsumsi kentang sebagai makanan karbo penambah energi tubuh. Namun harus diperhatikan pengolahannya.

Karena penderita asam urat pantang dengan makanan berjenis gorengan, maka kentang sebaiknya direbus atau dikukus. Atau dipanggang dalam oven sehingga tidak menimbulkan gosong serta minyak. Kalau bosan, Anda pun juga bisa mengombinasikan kentang dengan sayuran lain yang lebih bernutrisi.

Dengan cara pengolahan dan pemilihan makanan yang tepat, maka asam urat tidak akan menyerang tubuh. Selain itu, mempertahankan gaya hidup sehat sangat dianjurkan. Kalau bisa memasak makanan lebih alami, sebaiknya tidak menggantungkan pada makanan instan. Mencari pengganti yang sifatnya natural juga akan memberikan dampak yang baik bagi kesehatan.

Category:

Share:

Join the discussionSHARE YOUR THOUGHTS